Januari 2023 Darah Yesus

Darah, Salib Dan Mahkota

Jan 02, 2023

(Pembacaan Alkitab: Mazmur 89:20-30)

Betapa darah itu membawakan kehidupan, karena darah menyerap semua sari makanan dan mengedarkannya ke seluruh persendian dalam tubuh kita. Darah bukan hanya membawakan sari makanan melainkan juga membawakan oksigen, sehingga darah merupakan sumber kehidupan.


Ketika darah Kristus tertumpah dalam hidup kita, sebagaimana yang Paulus katakana: "Bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Dalam ayat lain Paulus mengatakan: "Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar." Darah Yesus membawa kita kepada hidup yang kekal; pada salib Kristus semua dosa kita telah dipakukan dan semua kutuk telah ditebus. Jadi lewat darah dan salib Kristus kita memiliki kepastian untuk menerima mahkota.


Nah, Saudara tahu bahwa yang pantas mengenakan mahkota hanyalah seorang pahlawan. Siapa yang disebut pahlawan?

  1. Seorang yang berani kehilangan segalanya. Alkitab mengatakan “Barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya."
  2. Seorang yang tidak memikirkan kepentingannya sendiri melainkan mencari kesenangan Allah.
  3. Seorang yang setia sampai pada akhirnya (setia sampai mati). Bukan langkah awal yang menentukan melainkan langkah akhir yang menentukan.


Syarat untuk menerima mahkota adalah:


  1. Yakobus 1:12. Bertahan dalam menghadapi pencobaan dan ujian. Allah kita bukan hanya mengizinkan kita diuji melainkan juga "dicobai." Tapi Allah tidak pernah mencobai dalam konteks yang negatif; Allah hanya mengizinkan kita diuji dan "dicobai" dalam konteks yang positif. Allah mengizinkan kita diuji dan "dicobai" agar kita maju dan lebih maju lagi, karena ujian menjadikan seseorang lebih maju atau naik kelas. Allah kita adalah Allah yang baik; dalam mengizinkan ujian dan pencobaan pun, la tetap memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita. Tapi hanya orang yang tahan uji saja yang akan menerima mahkota.
  2. Wahyu 2:10. Menang dalam pertandingan iman (1 Kor 9:24-25). Kita sedang menjalani pertandingan iman: setan sedang berusaha menjadikan kita tidak dekat dengan Tuhan dan sedang berusaha menghancurkan segalanya dalam hidup kita. Tapi apa pun yang terjadi kita tahu bahwa ada mahkota yang Tuhan sediakan untuk kita; oleh karena itu kita harus bertanding dan kita harus menang dalam pertandingan ini sehingga kita dapat melihat kemuliaan Tuhan dinyatakan.
  3. Wahyu 3:11. Setia menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali. Artinya, kita harus mempersiapkan diri supaya kita dijumpai sebagai mempelai yang tak bercacat-cela. Dunia ini bukanlah akhir tujuan hidup kita melainkan tempat kita bekerja. Tujuan akhir kita adalah sorga; jika kita setia di sini maka di sana kita akan melihat kemuliaan yang luar biasa menantikan kita.
  4. 2 Timotius 4:5-8. Melayani Tuhan dengan memberikan yang terbaik. Orang yang memberikan yang terbaik dalam melayani Tuhan takkan pernah dikecewakan. Orang yang melayani Tuhan dengan memberikan yang terbaik bukan berarti tidak menghadapi masalah. Urusan kita bukanlah dengan masalah dan tantangan, bahkan juga bukan dengan manusia; jika kita melayani Tuhan dengan setia dan memberikan yang terbaik, urusan kita hanyalah dengan Tuhan yang takkan pernah lalai menepati janji-Nya.


Darah Kristus telah tertumpah 2000 tahun yang lalu, salib telah Yesus tanggung 2000 tahun yang lalu, semuanya itu menggambarkan kesetiaan bahkan ketika dituntut pengorbanan. Biarlah kita menjadi orang-orang yang setia bahkan ketika dituntut berkorban, menjadi orang-orang yang tegar dalam prinsip iman, karena hanya pahlawan yang berhak menerima mahkota.


Karena kasih, Kristus rela mengorbankan tubuh-Nya terpecah dan darah-Nya tertumpah karena kita, dan oleh karena tubuh serta darah-Nya itulah maka kita menerima janji yaitu mahkhota hidup yang kekal.