Kehendak Tuhan
(Pembacaan Alkitab: Kolose 1:9-14)
Saya percaya bahwa kehendak Tuhan itu yang terbaik, tapi seringkali kita tahu kehendak Tuhan tapi berat melaksanakannya. Sebagai hamba Tuhan perlu saya tegaskan bahwa itu tipuan iblis. Mengapa? Karena kehendak Tuhan tidaklah berat. Yesus mengatakan, "Marilah kepada-Ku, semua yang let letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan." Kita sering merasa berat melaksanakan kehendak Tuhan karena mengandalkan kekuatan kita sendiri. Kehendak Tuhan tidaklah berat; justru ketika kita setengahsetengah melaksanakannya, menjadi berat. Yaitu ketika kita mau melaksanakan kehendak Tuhan sekaligus menuruti keinginan daging, padahal keduanya bertentangan.
Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, dalam bacaan Kitab Suci hari ini, Paulus menjelaskan manfaat mengetahui kehendak Tuhan:
- Ketika kita hidup dalam kehendak Tuhan, semakin hari hidup kita semakin layak. Mengapa? Karena "bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Hidup kita layak di hadapan Tuhan karena dosa-dosa mulai kita tinggalkan dan kita tidak lagi hidup dengan kekuatan kita sendiri.
- Kita berkenan kepada-Nya dalam segala hal. Bukan kekuatan kita sendiri yang menjadikan kita berkenan. Banyak orang berusaha bagaimana agar hidupnya berkenan. Padahal ketika kita hidup dalam kehendak Tuhan, otomatis hidup kita berkenan kepada Tuhan. Misalnya, bangun pagi kita berdoa, membaca Alkitab; doa menjadi nafas hidup kita, baca Alkitab menjadi makanan rohani kita; itu yang menjadi kekuatan bagi kita. Ketika itu yang kita lakukan dalam hidup kita, otomatis kita takkan tertarik kesenangan duniawi. Dari sana, otomatis hidup kita akan berkenan kepada Tuhan dalam segala hal.
- Kita akan berbuah dalam segala pekerjaan yang baik. Setelah hidup kita layak, lalu berkenan dalam segala hal, akhirnya hidup kita berbuah. Pekerjaan kita semakin diberkati, hubungan kita dengan sesama semakin baik, kita bisa menerima orang lain apa adanya, kita mulai bisa mengampuni orang yang bersalah kepada kita.
- Kita akan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah. Karena kita mulai hidup dalam kehendak Allah, Tuhan menuntun kita sehingga kita semakin mengerti kehendak Tuhan hingga kita berakar betul dalam Firman Tuhan.
- Kita akan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya sehingga kita dapat menanggung segala perkara dalam hidup ini dengan tekun dan sabar.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, mungkin saat ini Saudara sedang mengalami berbagai masalah dan persoalan dalam hidup Saudara; sebagai hamba Allah saya mau ingatkan, mari kita hidup dalam kehendak Tuhan, karena dalam kehendak Tuhan kita dituntun ke jalan yang penuh kemenangan demi kemenangan luar biasa. Amin!


