Januari 2023 Menang Setiap Hari

Kemah Kediaman

Jan 21, 2023

(Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 5:1-10)

Semegah apa pun tempat kediaman kita atau rumah kita di muka bumi ini, Alkitab ngatakan itu hanya kemah, kemah kediaman sementara kita tinggal di sana. Tapi akan tiba harinya ketika kita akan masuk ke rumah kita yang sebenarnya. Yesus dengan tegas mengatakan, "Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu."


Bicara tentang kemah kediaman yang Paulus maksudkan di sini, kita melihat beberapa hal menarik:

  1. Kita masih menghadapi kesementaraan (ayat 1). Berarti kalau kita menghadapi masalah, itu normal sekali, sama seperti orang yang tinggal di rumah kontrakan, akan merasa kurang nyaman tinggal di situ. Dalam menghadapi kesementaraan, kita harus belajar menyesuaikan diri, belajar mengekang diri, belajar tabah dan belajar menahan diri.
  2. Kita selalu merindukan kemah abadi kita (ayat 2). Artinya, dalam menghadapi kesementaraan kita tidak lagi terlalu tertarik pada kesenangan dunia, karena kita tahu ada kemah abadi dan kemah abadi kita bukan di dunia ini; jangan menukarkan yang kekal dengan yang sementara; jangan karena tekanan akhirnya kita tidak lagi memandang kepada Kristus, tidak lagi memandang kepada kemah abadi yang telah disediakan Tuhan bagi kita.
  3. Allah mempersiapkan dan pada saat yang bersamaan juga memberikan RohNya (ayat 5). Jadi sebenarnya kita sedang dipersiapkan, tapi bukan dibiarkan bergumul sendiri tanpa arah, melainkan juga disertai oleh Roh Kudus. Artinya, sementara kita diproses dan dipersiapkan, ada saatnya ketika kita akan bertanyatanya, "Mengapa semuanya ini harus terjadi?" dan Roh Kudus akan mengajar kita tentang kehendak Allah, sehingga kita dapat mengatakan, "Aku boleh belum mengerti sekarang, tapi akan tiba harinya ketika aku akan memandang kemuliaan Tuhan yang luar biasa."
  4. Kita harus senantiasa tabah (ayat 6). Alkitab mengajarkan bahwa meskipun kita masih jauh dari Tuhan kita harus tabah sampai kita mencapai target yang Tuhan tetapkan bagi kita, karena kalau kita putus asa kita takkan pernah sampai pada garis akhir itu, takkan pernah sampai pada target yang Bapa tetapkan itu. Jadi kita harus tabah.


Kalau hari-hari ini Saudara menghadapi masalah, persoalan, ayo hadapi dengan tenang, kuatkan dan teguhkan hati Saudara karena kita ada di bumi hanya untuk sementara, dan akan tiba harinya ketika kita akan melihat Yesus berhadapan muka. Oleh karena itu, jangan lagi kita terikat pada hal-hal yang duniawi; itu bukan kemah abadi kita, kemah abadi kita ada di sorga. Ketika kita terus memandang sorga, kita akan berjalan dalam kemenangan-kemenangan yang luar biasa serta kemuliaan Allah. Amin!