April 2023 Kemenangan Menang Setiap Hari

Kemenangan Yang Digagalkan

Apr 23, 2023

(Pembacaan Alkitab: Kolose 2:16-23)

AIkitab menggambarkan bahwa kemenangan orang percaya bisa saja digagalkan ketika tidak hati-hati, maka Alkitab mengatakan, "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." Hal itu mengajarkan bahwa kita harus meraih kemenangan dalam kebenaran, dan ketika sudah meraih kemenangan, kita perlu mempertahankan kemenangan itu dalam kesetiaan, karena Alkitab mengatakan, "Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya, akan selamat."


Dalam bacaan Kitab Suci hari ini (ayat 22-23), banyak orang menyiksa diri karena mereka kira hal itu memuliakan Kristus, padahal demikianlah kemenangan mereka justru digagalkan. Apa artinya kemenangan yang digagalkan?

  1. Kemenangan kita bisa digagalkan ketika kita membiarkan diri terhukum (ayat 16). Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, iblis itu "pendakwa...yang mendakwa... siang dan malam," tapi ketika "kita mengetahui kebenaran" maka "kebenaran itu akan memerdekakan kita." Iblis berkata kepada Yesus, "Jika Engkau anak Allah..." yang sesungguhnya meledek, tapi Yesus menjawab, "Ada tertulis..." Demikianlah iblis berusaha menjadikan Yesus meragukan keberadaanNya sendiri sebagai Anak Allah. Jadi kemenangan kita bisa digagalkan ketika kita membiarkan diri terdakwa oleh iblis.
  2. Kemenangan kita bisa digagalkan ketika kita hidup pura-pura (ayat 18). Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, bukan merendahkan diri atau beribadah atau mendapatkan penglihatan-penglihatan yang menjadi persoalan, melainkan kepura-puraannya! Ada yang pura-pura bernubuat, ada yang pura-pura melayani. Jadi hendaklah kita bebas dari kepura-puraan, berhati bersih dan hidup tulus.
  3. Kemenangan kita bisa digagalkan ketika kita tidak berpegang teguh (ayat 19). Artinya kita percaya Kristus tapi tidak teguh berpegang kepada-Nya, sehingga ketika ada tantangan kita mudah goncang. Sama seperti Petrus, yang mengklaim, "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau," tapi ketika semua orang siap menyalibkan Dia, dan ada orang yang mengenali dia sebagai pengikut Yesus, Petrus menjawab "Aku tidak kenal orang itu."
  4. Kemenangan kita bisa digagalkan ketika kita hanya ingin memuaskan hidup duniawi (ayat 23). Artinya, betul kita berdoa, tapi dengan motif, "Tuhan, berkati aku"; betul kita beribadah, tapi dengan motif, "Tuhan, berkati aku." Jadi fokus kita bukan lagi Tuhan melainkan bagaimana supaya kita diberkati dan menjadi kaya.


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, hidup Saudara sudah ditebus oleh Tuhan; karena itu tetaplah hidup bersama Dia, karena setiap orang yang hidup bersama Dia takkan dibiarkannya jatuh tergeletak, melainkan akan hidup penuh dengan kemenangan serta sorak-sorai. Amin!