Kawan Pelayan
(Pembacaan Alkitab: Kolose 4:7-9)
Saya pernah membaca tulisan begini: "seorang sahabat yang dapat diandalkan adalah harta yang berharga." Terkadang kita tidak bisa berjumpa dengan saudara kita mungkin karena tinggal di kota atau bahkan negara yang berbeda. Tapi sahabat yang dapat diandalkan atau kawan yang dapat diandalkan sungguh adalah harta yang berharga, karena selama kita punya sahabat yang dapat diandalkan sebagai teman bicara, kita akan kuat.
Oleh karenanya, sebagai pelayan, jadilah kawan pelayan yang baik; sebagai pengusaha, jadilah kawan pengusaha yang baik; sebagai karyawan jadilah kawan karyawan yang baik; demikianlah hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang.
Nah, siapa kawan sejati? Bagaimana agar kita bisa menjadi kawan sejati?
- Seorang yang berani mengoreksi kesalahan-kesalahan kita. Kawan sejati bukanlah yes man; orang yang selalu membenarkan Saudara meskipun Saudara salah itu bukanlah kawan sejati, melainkan penjilat.
- Seorang yang tetap hadir di masa-masa sukar. Bukan hanya ketika kita banyak uang dan hidup senang, melainkan juga ketika kita sedang susah ia tetap hadir bersama kita menghadapi hidup ini.
- Seorang yang berusaha agar kita tetap maju dan kuat. Ia akan mendorong kita untuk lebih sukses dan lebih maju, mendorong kita untuk lebih dekat dengan Tuhan, bukan malah menjadikan kita lebih jauh dari Tuhan, menjadikan kita lemah, bahkan menjerumuskan kita dengan mengajak kita berbuat hal-hal yang tidak baik dan tidak benar, yang ujung-ujungnya menghancurkan hidup kita.
- Seorang yang tidak mencari keuntungannya sendiri, sebab dalam persahabatan sejati kita saling menopang, saling mendorong satu sama lain.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, sebagai hamba Allah saya mau ingatkan, jadilah sahabat yang sejati, pilihlah sahabat yang sejati, maka Saudara akan senantiasa hidup di jalan yang benar, yang penuh kemenangan luar biasa. Amin!


