April 2023 Kolose Injil Kasih Pengharapan Iman Ucapan Syukur Hidup Kristiani Menang Setiap Hari

Ucapan Syukur

Apr 16, 2023

(Pembacaan Alkitab: Kolose 1:3-8)

Saya percaya bahwa hidup Kristiani adalah hidup yang tak dapat dipisahkan dari ucapan syukur, karena kalau kita mengasihi Yesus, maka otomatis hidup kita akan selalu penuh dengan ucapan syukur, karena kita tahu bahwa Yesus selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Alkitab mengatakan, "Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti?...apalagi Bapamu yang di sorga!" Karena itu ucapan syukur adalah dasar dan warna hidup kita.


Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, menarik untuk kita perhatikan dalam ayat 3 bacaan Kitab Suci hari ini, "Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu." Walaupun tidak selamanya jemaat di Kolose itu menyenangkan, Paulus selalu mengucap syukur setiap kali ia berdoa untuk mereka. Lalu, apa dasar ucapan syukur kita?

  1. Iman. Keadaan bisa berubah; ada saatnya ketika keadaan kita tenteram, keadaan ekonomi stabil, tapi ada juga saatnya ketika keadaan bergejolak dan tidak menyenangkan. Pertanyaannya, masihkah kita beriman? Kalau kita masih beriman, otomatis kita akan tetap bersyukur dan berkata, "Terima kasih Tuhan; meskipun segalanya tidak pasti, meskipun kedaannya bergejolak, aku tetap percaya bahwa Engkau takkan mengecewakan aku."
  2. Kasih. Keadaan bisa berubah; istri bisa berubah, suami bisa berubah, mertua bisa berubah. Pertanyaannya, masihkah ada kasih? Kalau masih ada kasih, sekalipun semua keadaan berubah, kita akan tetap bersyukur dan berkata, "Terima kasih Tuhan, Engkau mencurahkan kasih ke dalam hatiku sehingga aku bisa menerima dia apa adanya." Demikianlah ada kekuatan dalam ucapan syukur.
  3. Pengharapan. Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, janji Tuhan adalah ya dan amin. Allah tidak pernah gagal menepati janji-Nya. Alkitab mengatakan, "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu." Jadi kita memiliki pengharapan sehingga tetap dapat bersyukur dalam segala keadaan dan berkata, "Tuhan, meskipun aku belum melihat, meskipun keadaan belum berubah, meskipun kemenangan belum kuraih, aku tetap bersyukur karena semuanya akan indah pada waktu-Mu."
  4. Injil. Injil adalah jawaban, Injil adalah pegangan hidup kita. Itu sebabnya selalu saya ingatkan untuk baca Alkitab, karena dalam membaca Alkitab kita diingatkan akan kasih Allah, janji Allah, termasuk peringatan-peringatan Allah. Itu sebabnya Daud berkata, "Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau." Itu sebabnya dasar pengharapan kita adalah Injil. Apa pun boleh terjadi tapi Injil adalah jawaban bagi kita; apa pun boleh terjadi tapi Injil adalah penghiburan bagi kita; apa pun boleh terjadi tapi dalam Injil selalu ada kepastian.


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, hidup Kristiani bukanlah sekadar tahu bersyukur, melainkan selalu bersyukur, karena kita diberikan iman, diberikan kasih, memiliki pengharapan, dan diberikan Injil yang menjadi jawaban serta peta teladan hidup kita. Amin!