Januari 2023 Menang Setiap Hari Terang Allah Kematian Kristus

Dari Dalam Gelap Akan Terbit Terang

Jan 19, 2023

(Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 4:1-15)

Seringkali banyak orang sudah menjadi umat Kristiani, sudah mengenal Kristus, tapi hidupnya tetap gelap, hidupnya serba tidak pasti, hidupnya serba ketakutan. Kristus adalah terang itu sendiri; berarti ketika kita diselamatkan oleh Kristus, kita menjadi anak-anak terang, berjalan dalam sukacita, berjalan dalam kepastian dan berjalan dalam kemenangan.


Setiap orang merindukan bahwa dari dalam gelap akan terbit terang, dari dalam ketidak-berdayaan, dari dalam ketidak-berpengharapan, ada pengharapan dan kemenangan. Demikianlah janji Tuhan bagi setiap kita. Berarti setiap kita berhak untuk menerima janji ini: bahwa dari dalam gelap, dari setiap pencobaan, dari setiap masa-masa yang sukar, selalu ada pengharapan, selalu ada janji kemenangan.


Nah, bagaimana agar dari dalam gelap terbit terang bagi setiap kita?

  1. Jangan tawar hati (ayat 1). Allah sudah berjanji, bahwa dari dalam gelap, dari masa-masa yang sukar, Tuhan akan menerbitkan terang; tapi kepada kita diberikan tanggung jawab dan tugas untuk tidak tawar hati. Yang menjadikan kegelapan semakin gelap bukanlah karena peristiwanya terlalu sukar melainkan karena kita tawar hati. Orang yang tawar hati adalah orang yang kehilangan semangat dan tidak beriman.
  2. Tolakkah segala perbuatan yang tersembunyi yang memalukan (ayat 2). Artinya menolak segala kemunafikan, di mana antara luar dan dalamnya beda. Banyak orang yang luarnya kelihatan bersih tapi dalamnya penuh dengan tulang belulang yang membusuk. Demikianlah yang disebut orang munafik.
  3. Jika mata kita dibukakan oleh terang Allah ( ayat 4). Kalau mata kita tidak dibukakan oleh terang Allah, kita akan selalu dibutakan oleh ilah zaman ini. Karena kita buta akan terang Allah, yang kita lihat hanyalah beban, masalah, halhal yang menyakitkan; tapi ketika terang Allah membukakan segala sesuatunya maka di balik hal-hal yang menyakitkan kita akan melihat janji yang luar biasa yang telah Bapa sediakan.
  4. Jika kita senantiasa membawa kematian Kristus (ayat 10). Artinya selalu siap berkorban tapi di sisi lain kita juga percaya bahwa dosa kita sudah ditebus, berarti kita jangan berbuat dosa lagi.


Sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan, dosa-dosa kita sudah diampuni, maka kita harus membawa kematian Kristus sambil berkata, "Aku takkan menyalibkan Kristus untuk kedua kalinya melainkan sekarang aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Di balik setiap masa yang sukar selalu ada pengharapan, selalu ada janji untuk hidup dalam kemenangan yang luar biasa. Amin!