Kami Masih Hidup Di Dunia
(Pembacaan Alkitab: 2Korintus 10:1-11)
Ini pelajaran yang sangat penting: "Kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi." Artinya tanggung jawab duniawi harus kita jalani, tugastugas duniawi harus tetap kita jalani, tapi karena kita adalah warga sorgawi, maka meskipun kita masih hidup di dunia, kita senantiasa membawa terang Kristus dalam hidup kita. Kita harus mengerti posisi kita sebagai orang percaya, yaitu warga sorgawi yang ditempatkan Tuhan di dunia.
Pertanyaannya sekarang, selama kita masih hidup di dunia, apa saja yang harus kita mengerti?
- Bahwa kita tetap menjalani perjuangan (ayat 1-3). Karena kita masih hidup di dunia, kita masih tetap menjalani perjuangan: orang-orang muda tetap berjuang, para suami, para istri, tetap berjuang. Tidak bisa kita hanya berdoa lalu mengatakan semuanya sudah beres; Tuhan akan menuntun kita, Tuhan akan memberikan mujizat, tapi kita harus tetap berjuang mengerjakan yang terbaik dalam tuntunan dan hikmat Allah. Ingat, perjuangan adalah sesuatu yang tak terpisahkan dari hidup Kristiani kita di muka bumi ini; karena kita masih hidup di muka bumi ini berarti kita masih tetap berjuang.
- Bahwa kita harus menjaga pikiran kita (ayat 5). Karena kita masih hidup di dunia, maka pikiran kita masih bisa terpengaruh. Hari-hari ini setan menawarkan hal-hal yang bisa mempengaruhi pikiran kita, misalnya tontonan cabul, situs-situ cabul, karena setan mau mempengaruhi pikiran kita. Ketika seseorang mulai dikendalikan oleh pikirannya maka langkah-langkahnya akan mengikuti pikirannya. Jadi kalau kita tidak mengendalikan pikiran kita, dunia ini akan menjadi lembah kehancuran bagi kita.
- Bahwa kita tetap akan menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan (ayat 7). Karena kita masih hidup di dunia, keadaan yang terjadi takkan selamanya seperti yang kita harapkan. Alkitab mengatakan, "jalanmu bukanlah jalan-Ku" tapi satu hal yang pasti, "Tuhan takkan memberi batu kepada anak-anak-Nya, jika mereka meminta roti." Kita tetap akan menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan tapi kita tahu bahwa "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia."
- Kita harus belajar mengambil keputusan yang tepat (ayat 9). Paulus mengambil keputusan yang tepat: dalam surat-suratnya ia harus tegas karena tidak berhadapan muka dengan para pembacanya, tapi ketika berhadapan muka dengan mereka, tidak perlulah ia bersikap keras.
Kita masih hidup di dunia, oleh karena itu kita harus tetap berjuang dan menjaga pikiran kita; karena kita masih hidup di dunia, kita tetap akan menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan, namun kita tahu, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia; yang penting adalah kita belajar mengambil keputusan yang tepat. Ketika kita mengizinkan Roh Kudus menguasai dan memerintah hidup kita, langkah-langkah hidup kita akan selalu mengalami mujizat dan kita akan hidup dalam kemenangan, kuasa serta kemuliaan dari Bapa sorgawi. Haleluya, Amin!


