Januari 2023 Menang Setiap Hari Memberi

Memberi Melampaui Kemampuan

Jan 27, 2023

(Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 8:1-15)

Dalam konteks bacaan kita hari ini, kita renungkan seorang janda yang rela memberi. Berapa banyak yang ia berikan? Hanya dua peser. Tapi Yesus berkata, "Janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang..." Mengapa? Karena yang lain memberi dari kelebihannya sedangkan janda ini memberi di tengah-tengah kekurangannya. Jadi bukan sekadar memberi menurut kemampuan, melainkan memberi melampaui kemampuan. Pertanyaannya, mengapa harus memberi melampaui kemampuan? Karena dengan memberi melampaui kemampuan, kita menunjukkan bahwa kita punya iman bahwa harta duniawi hanyalah titipan Tuhan, yang harus kita pakai untuk pekerjaan Tuhan, untuk menolong sesama, sehingga ketika kita memberkati, berkat yang Allah sediakan terus mengalir kepada kita. Bagaimana agar kita bisa memberi melampaui kemampuan?


  1. Ketika kita mengenal Tuhan dengan benar. Ketika kita mengenal Tuhan dengan benar maka kita dapat memberi melampaui kemampuan, karena kita tahu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, tidak pernah mengecewakan kita, selalu menyediakan segala yang kita butuhkan tepat pada waktunya. Lalu mengapa kita tidak bisa memberi melampaui kemampuan kita? Karena kita selalu berpikir, bagaimana kalau ada kebutuhan mendesak nanti? Bagaimana kalau tiba-tiba sakit nanti? Terlalu banyak yang kita khawatirkan. Itulah yang menjadikan kita tidak bisa memberi melampaui kemampuan kita.
  2. Ketika kita mengenal siapa kita. Ketika kita mengenal siapa kita, yaitu orang yang sudah ditebus, yang sudah diselamatkan, yang tadinya berdosa tapi sekarang sudah diangkat menjadi anak Raja, maka berapa banyak pun yang kita berikan, terasa masih kurang. Mengapa? Karena kita takkan pernah bisa membayar kasih karunia Tuhan kepada kita.
  3. Ketika kita mengerti makna harta. Banyak orang memandang harta sebagai Tuhan nomor dua dalam hidupnya karena anggapan bahwa harta bisa mengerjakan segala-galanya. Tapi ketika kita mengerti bahwa harta itu hanya sementara, hanya alat untuk kemuliaan Tuhan, maka kita akan menyerahkan harta itu ke dalam tangan kasih Tuhan.
  4. Ketika kita mengerti rencana Allah dengan pemberian kita. Ketika kita memberi, Allah akan memberkati kita berlipat ganda. Alkitab mengatakan, "Ujilah Aku, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit."


Kita ditantang untuk senantiasa mempersembahkan hidup kita, waktu kita, kemampuan kita dan harta benda kita. Memberikan harta tanpa memberikan hati tidaklah ada artinya; ketika kita memberikan hati, harta pun akan kita berikan dengan us, sebagai persembahan bagi Tuhan. Ketika kita memberi melampaui kemampuan kita, maka hidup kita akan mengalami berkat, kemenangan serta mujizat yang luar biasa. Amin!