April 2023 Kepentingan Sendiri Menang Setiap Hari

Mencari Kepentingan Sendiri

Apr 03, 2023

(Pembacaan Alkitab: Filipi 2:19-30; 3:10)

Orang yang mencari kepentingannya sendiri selalu menjadi sumber masalah, entah dalam rumahtangga, dalam kehidupan sehari-hari, atau pun dalam pelayanan. Berarti setiap kita ditantang untuk menyadari bahwa hidup kita sudah diubah oleh anugerah Tuhan, dan bahwa Allah akan mencukupi segala keperluan kita, karena la mengerti siapa kita.


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, mengapa orang yang mencari kepentingannya sendiri menjadi sumber masalah dalam pelayanan?

  1. Karena orang yang mencari kepentingannya sendiri tidak dapat bekerjasama dengan siapa pun. Selama ia bisa memenuhi ambisinya, selama ia bisa merealisasikan keinginan-keinginannya, ia bisa bekerjasama dengan yang lain. Tapi ketika orang lain mulai menyatakan kebenaran kepadanya, keributan mulai terjadi.
  2. Orang yang mencari kepentingannya sendiri cenderung mudah emosi. Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, orang yang mencari kepentingannya sendiri cenderung mudah marah, cenderung mudah memaki, karena yang ia pikirkan hanyalah kepentingannya sendiri. Karena itu sebagai hamba Allah, saya mengajak kita semua, mari kita saling mengerti, saling memahami, saling menuntun, saling memberikan petunjuk, sehingga kita masing-masing menjadi lebih baik.
  3. Orang yang mencari kepentingannya sendiri cenderung menghakimi orang lain. la cenderung menganggap orang lain keliru, menganggap orang lain salah. Baginya, ia tidak pernah salah, ia yang paling benar. Itu sebabnya orang yang mencari kepentingannya sendiri selalu menjadi sumber masalah entah dalam rumahtangga, dalam kehidupan sehari-hari, atau pun dalam pelayanan, dan bahkan di mana pun ia berada.
  4. Orang yang mencari kepentingannya sendiri akan selalu menjadi batu sandungan. Bisa saja untuk sementara waktu ia berbicara tentang Tuhan, terlibat dalam kegiatan-kegiatan rohani, tapi ketika orang tahu siapa dia sebenarnya, ia akan menjadi batu sandungan bagi orang lain.


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, bukan kebetulan Saudara-saudari membaca renungan hari ini; Tuhan mau mengingatkan dan menyadarkan kita: mari kita hidup bukan hanya demi diri sendiri melainkan juga menjadi berkat bagi banyak orang, maka hidup kita akan lebih berarti, dan kita akan selalu mengalami kemenangan serta mujizat yang luar biasa. Amin!