April 2023 Keselamatan Amal Ibadah Filipi

Mengerjakan Keselamatan

Apr 02, 2023

(Pembacaan Alkitab: Filipi 2:12-18)

Kalimat ini menarik untuk kita bahas, karena banyak orang mengatakan, "Bukankah keselamatan itu anugerah? Kalau keselamatan itu anugerah, mengapa harus dikerjakan?" Orang dunia mengerjakan berbagai amal ibadah untuk memperoleh keselamatan, tapi sebagai saksi Kristus, sebagai anak Allah, kita mengerjakan amal ibadah sebagai ucapan syukur atas keselamatan yang sudah dianugerahkan kepada kita lewat darah Yesus Kristus.


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, ketika Paulus mengatakan, "Tetaplah kerjakan keselamatanmu," pelajaran apa yang dapat kita ambil?

  1. Bahwa keselamatan memang anugerah namun kita perlu menanggapinya dengan tindakan iman. Bahwasanya kita diselamatkan itu adalah anugerah. Alkitab mengatakan, "itu bukan hasil usahamu," itu bukan karena amal ibadah kita melainkan karena kita percaya bahwa karena darah Yesus Kristus yang tertumpah itulah kita diselamatkan, sehingga sudah layak dan sepantasnya kalau anugerah keselamatan itu kita tanggapi dengan tindakan iman.
  2. Bahwa keselamatan memang anugerah namun untuk merebut mahkota kita tetap perlu berjuang. Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, keselamatan adalah anugerah, tapi setiap kita yang diselamatkan tetap perlu berjuang untuk memperoleh mahkota. Paulus mengatakan, "Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memerlihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan." Jadi kita yang sudah diselamatkan tetap perlu berjuang untuk memperoleh mahkota.
  3. Bahwa keselamatan memang anugerah namun untuk hidup seperti Kristus dibutuhkan kerelaan untuk berkorban. Maka Paulus dengan tegas mengatakan, "tetaplah kerjakan keselamatanmu," karena setelah kita diselamatkan, kita harus semakin diubah menjadi seperti Kristus, hingga "bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku."


Saudara-Saudari yang dikasihi Tuhan, hidup Kristiani bukanlah sekedar "Haleluya! aku sudah diselamatkan!" melainkan kita harus menanggapi keselamatan itu dengan tindakan iman, tetap berjuang untuk merebut mahkota, dan senatiasa hidup semakin hari semakin maju, semakin menyenangkan Tuhan, semakin seperti Kristus, hingga "bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku."Amin!