Sudah Selesai
Apr 07, 2023
(Pembacaan Alkitab: Yohanes 19:28-30)
Salah satu proklamasi terdahsyat dalam sejarah hidup manusia adalah ketika Yesus mengatakan "Sudah selesai"; nabi mana pun tidak bisa mengatakan "Sudah selesai," hanya Yesus yang bisa mengatakannya karena la bukan hanya nabi, melainkan Tuhan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja.
Mengapa proklamasi "Sudah selesai" tersebut merupakan proklamasi terbesar sepanjang sejarah hidup manusia?
- Dengan pernyataan tersebut kita dapat tetap teguh memandang ke depan dengan penuh pengharapan, tanpa terjajah oleh hal-hal yang sudah berlalu. Iblis senang menjajah, dan biasanya ia menjajah kita dengan hal-hal yang sudah berlalu, dengan pengalaman-pengalaman gagal kita, dengan segala keterbatasan kita, hingga akhirnya kita menjadi orang yang tidak berpengharapan. Ketika iblis mencoba menjajah kita, kita cukup memandang salib Kristus, karena di kayu salib Kristus rela mati demi kita, berarti segala sesuatu yang sudah la selesaikan di kayu salib akan tetap berlaku dalam hidup kita, sehingga orang yang memandang salib Kristus hidupnya berpengharapan.
- Dengan pernyataan tersebut Yesus membuktikan bahwa kasih dan kuasaNya disediakan bukan hanya bagi orang-orang yang pantas menerimanya melainkan bagi semua. Penjahat di sebelah kanan Yesus mengatakan, "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Yesus tidaklah menjawab: "Mudah-mudahan, melainkan "Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku dalam Firdaus." Kalau kita jujur, sebenarnya kita semua sama-sama penjahat, tapi pernyataan Yesus "Sudah selesai" juga berlaku bagi kita. Berarti pernyataan "Sudah selesai" mengajarkan bahwa kasih dan kuasa Yesus juga berlaku bagi orang-orang yang menurut kaca mata dunia termasuk orang-orang yang tidak pantas, sebab Alkitab mengatakan, "Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
- Iblis sudah dibungkam dari segala tuduhan yang selalu melemahkan dan mematahkan gairah hidup kita. Setan sudah dibungkam. Setiap kali kita merasa dituduh, bertanya-tanya apakah Yesus akan menjawab doa kita, bertanya-tanya apakah penyakit kita akan sembuh, bertanya-tanya apakah rumahtangga kita akan pulih, ingat saja pernyataan Yesus: "Sudah selesai." Paskah adalah sumber gairah. Setiap kali kita merayakan Jumat Agung dan setiap kali kita merayakan Paskah, sudah seharusnya kita bergairah meninggalkan dosa, bergairah menjalani hidup dengan melakukan yang terbaik, bergairah menjadi pelaku Firman, dan bergairah melayani Tuhan.
- Dengan pernyataan tersebut kita tinggal mengimani seluruh janji Tuhan, bukan sekadar hal-hal yang masuk akal. Yesus mengatakan "Sudah selesai"; walaupun persoalan masih ada, masalah masih ada, tantangan masih ada, tapi Yesus mengatakan "Sudah selesai," dan ketika kita menerima dengan iman, semuanya terjadi karena kasih karunia. Jangan tunggu semuanya beres dulu baru percaya; meskipun kelihatannya belum beres, kita tahu bahwa Tuhan tidak pernah terlambat menyelesaikan segala sesuatunya.
- Dengan pernyataan tersebut keseharian kita penuh dengan semangat untuk melayani dan membalas kasih Yesus dengan segala yang ada pada kita. Daud mengatakan "Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?" Biarlah salib Kristus bukan hanya menjadi lambang yang kita pakai sebagai hiasan belaka, melainkan juga mengingatkan kita bahwa Yesus sudah mengerjakan segalanya bagi kita, dan oleh karenanya kita juga harus mengerjakan apa saja sesanggup kita demi kemuliaan nama Yesus.
Selamat merayakan Jumat Agung; Yesus sudah mati, tapi Dia juga sudah bangkit karena Dia mengasihi kita sekalian. Amin!


